RESTU BUDIANSYAH RIZKI

MEREKA YANG BUKAN SAUDARA SEIMAN DENGANMU ADALAH SAUDARA SEKEMANUSIAAN DENGANMU. "ALI BIN ABI THALIB"

Breaking

Monday, May 20, 2019

KEUTAMAAN RAMADHAN: KUALITAS DIRI RASULULLAH SAW DI BULAN RAMADHAN (PART 14)

Baca Juga

Ramadhan telah menjadi suatu moment meraup untung rahmat Allah SWT dalam diri umat muslim.
Kedudukan ramadhan telah membangkitkan ghirah (baca: semangat) dalam menyulap dua kali lipat pahala yang didapat.

Tidak rugi bahkan justru berbunga deposit pahala yang dilipat gandakan ketika ramadhan dapat ditransfer berbagai amalan hasanat (kebaikan).

Ramadhan bagaikan berkat (baca:Hidangan makanan) yang siapa saja mencicipinya akan merasakan nikmat.
Ramadhan bagaikan ketupat yang siapa saja menikmatinya akan merasakan kelezatan yang menggigit.


Itulah ramadhan, Bulan penentu posisi kadar kebaikan seorang muslim.

Adakah manusia terunggul dalam kualitas kehambaan jika ramadhan datang menyimpan jutaan rahasia pahala tersirat? Kalau bukan dalam diri Rasulullah saw sang Mursalat (baca: nabi yang diutus).

Dari Ibni Abbas yang hebat, terucap salah satu maqolat (perkataan):
أخبرنا أبو عبد الله الحافظ حدثنا أبو جعفر محمد بن صالح بن هانئ حدثنا الفضل بن محمد بن مسيب حدثنا أبو ثابت محمد بن عبيد الله المدني حدثنا إبراهيم بن سعد عن الزهري عبيد الله بن عبد الله عن ابن عباس قال: كان رسول الله صلى الله عليه و سلم أجود الناس بالخير و كان أجود ما يكون فى رمضان حتى يلقاه جبريل عليه السلام و كان يلقاه جبريل كل ليلة فى رمضان حتى ينسلخ يعرض النبي صلى الله عليه و سلم القرآن فإذا لقيه جبريل عليه السلام كان رسول الله صلى الله عليه و سلم أجود بالخير من الريح المرسلة
Dari Abu Abdullah al-Hafidz, dari Abu Ja'far Muhammad bin Shalih bin Hani' dari al-Fadhl bin Muhammad bin Mutsayyab, dari Abu Tsabit Muhammad bin Ubaidillah al-Madaniy, dari Ibrahim bin Sa'ad dari az-Zuhriy Ubaidillah bin Abdullah dari ibni Abbas, ia berkata: "Rasulullah merupakan insan yang paling unggul kualitasnya. termasuk insan yang paling unggul atas segala sesuatu yang terdapat di bulan ramadhan. Karena itulah, hingga malaikat jibril as selalu mendatanginya di setiap malam ramadhan hingga tibalah waktu pamitan malaikat jibril menyodorkan al-Qur'an kepada Rasulullah saw. Rasulullah saw merupakan insan dengan kualitas paling unggul dalam hal kebaikan laksana angin yang dikirim berhembus
Habbatir rihhh angin telah berhembus mesra berkisah maklumat :"Tirulah Rasulullah saw" wahai umat. Maka engkau akan mendapat harkat martabat di sisi sang maha pemberi hayat (kehidupan), Allah swt sang rabbul izzat.

Mampukan kita menyamai Rasulullah dalam hal martabat?
Kecuali kita hanya bisa meniru perilaku sang nubuwat, kebaikan yang bukan hanya sesaat, namun sepanjang hayat.

Allahu A'lamu Bis Showaab

Referensi:
  • al-Imam Abu Bakar Ahmad bin al Husain bin Ali al-Baihaqiy, Fadhailul Auqhaat, 50.

No comments:

Post a Comment