RESTU BUDIANSYAH RIZKI

MEREKA YANG BUKAN SAUDARA SEIMAN DENGANMU ADALAH SAUDARA SEKEMANUSIAAN DENGANMU. "ALI BIN ABI THALIB"

Breaking

Friday, September 20, 2019

KETIKA PAKAR KEILMUAN BERCUIT TENTANG BAHASA

Baca Juga

Satu diantara kita semua baik aku, kamu, dia, ataupun mereka pasti melakukan sebuah interaksi sosial selama hidup berdampingan.

bukan menutup kemungkinan bahwa interaksi tersebut dilakukan karena adanya suatu kebutuhan dalam diri kita masing-masing.

lantas, alat apakah yang digunakan selama kita melakukan interaksi? 

yang pasti seluruh kegiatan interaksi tersebut dapat berjalan dengan baik dengan kehadiran "BAHASA" dalam sendi-sendi kehidupan manusia.

Bahasa merupakan sebuah anugrah besar yang dilimpahkan sang maha pencipta ke dalam diri kita. sehingga kita dapat melakukan dan menjalankan kehidupan dengan semestinya sesuai dengan kehendak kita masing-masing.

Pada masanya, perhelatan, perdebatan, dan perbincangan mengenai definisi bahasa sangat menjamur dalam diri seorang pakar keilmuan.
Wajah-wajah wacana pun asyik digelar dimana-mana demi menemukan titik temu apa itu hakikat bahasa yang digadang-gadang sebagai satu-satunya alat yang digunakan untuk berinteraksi.

seiring dengan berjalannya waktu menembus batas pengetahuan, muncullah beberapa term-term kebahasaan yang mencoba mendefinisikan hakikat bahasa, diantaranya:
  • Pakar ilmu perilaku (behaviouristik) mendefinisikan bahasa dengan sebuah ucapan. sehingga tidak ada perbedaan antara bahasa dan ucapan
  • Pakar ilmu suara (fonologi) mendefinisikan bahasa dengan suara yang digunakan seseorang/makhluk untuk meluapkan atau mengutarakan keinginannya.
  • Pakar ilmu sosial (masyarakat) mendefiniskan bahasa dengan sebuah  fenomena sosial yang dapat menghasilkan sebuah komunikasi atau interaksi antar sesama
  • Pakar ilmu nahwu (sintaksis) mendefinisikan bahasa dengan suatu aturan atau sistem yang terdiri dari keterhubungan antar kalimat.
  • Pakar ilmu sharaf (morfologi) mendefinisikan bahasa dengan kata yang dibentuk dari wazan (bentukan kata) dan memiliki makna tertentu sesuai wazan (bentukan kata) tersebut.
  • dan lain-lain

Berangkat dari definisi di atas, pada dasarnya bahasa adalah alat yang digunakan untuk melakukan komunikasi. sehingga antara definisi yang satu dengan definisi yang lain memiliki corak masing-masing sesuai dengan aspek yang menjadi pandangan masing-masing pakar keilmuan.

Dan salah satu yang paling mendasar dari istilah "BAHASA" adalah bahwa segala ucapan atau perkataan adalah bahasa, dan tidak semua bahasa berwujud ucapan atau perkataan. sebab, bahasa adalah simbol. dan tidak semua simbol dapat berupa ucapan atau perkataan.

Referensi:
  • Khalid Mahmoud Muhammad Irfan, Ahdats Al-Ittijahat fi Ta'lim wa Ta'allum Al'-Lughah Al-Arabiyah, (Riyadh: Daar Al-Nasr wa Ad-Duali, 2008 M), Hlm. 14-15.

No comments:

Post a Comment